Rio Tuasikal

I am a Journalist

Rio produces article, radio piece, and digital video.


After spending a year at VOA in Washington DC, he now back to Indonesia covering politics and minority groups. He also speaks to and trains youths in writing, media literacy, and multimedia production.

He received PPIA-VOA Broadcasting Fellowship in Washington DC and Konrad Adenauer Stiftung Fellowship in Manila. A Chevening scholar, currently he is pursuing MA in Media and Communication at Goldsmiths, University of London.

  • London, UK / Jakarta, Indonesia.
  • riotuasikal@gmail.com
Me

My Professional Skills

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit, sed diam nonummy nibh euismod tincidunt ut laoreet dolore magna aliquam erat volutpat.

Web Design 90%
Web Development 70%
App Development 95%
Wordpress 60%

Awesome features

Aliquam commodo arcu vel ante volutpat tempus. Praesent pulvinar velit at posuere mollis. Quisque libero sapien.

Animated elements

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sed tempus cursus lectus vel pellentesque. Etiam tincidunt.

Responsive Design

Pellentesque ultricies ligula a libero porta, ut venenatis orci molestie. Vivamus vitae aliquet tellus, sed mollis libero.

Modern design

Duis ut ultricies nisi. Nulla risus odio, dictum vitae purus malesuada, cursus convallis justo. Sed a mi massa dolor.

Retina ready

Vivamus quis tempor purus, a eleifend purus. Ut sodales vel tellus vel vulputate. Fusce rhoncus semper magna.

Fast support

Suspendisse convallis sem eu ligula porta gravida. Suspendisse potenti. Lorem ipsum dolor sit amet, duis omis unde elit.

0
completed project
0
design award
0
facebook like
0
current projects
  • Puisi: 13 Tahun Agama

    Puisi: 13 Tahun Agama

    *Dibacakan pada Unmasked Open Mic "Ascendance" di Jakarta, 18 Agustus 2018


    November 2005: Ibu saya berjualan kue lebaran tapi ada sisa
    Dia meminta saya memberikannya pada tetangga
    "Tapi, mah, dia kan batak dan kristen. Tidak Lebaran kayak kita"
    "Oh tenang saja, ini kue persahabatan semata"
    Di rumah tetangga, kue disambut dengan suka cita
    Oh ternyata dia belum pernah menerima kue lebaran seumur hidupnya
    Maka sebulan sesudahnya, ketika Natal tiba...
    ...giliran keluarga saya dapat kue darinya
    Indahnya perbedaan kita.

    Tapi tahun demi tahun mengubah semuanya
    Gereja-gereja disegel orang-orang yang murka
    Ahmadiyah, Syiah, dipukuli atas dasar prasangka
    Perempuan muslim, yang siswa atau abdi negara, dipaksa pakai jilbab di kepalanya
    LGBT diusir, karena tiba-tiba selangkangan saya jadi urusan Anda semua!

    Gubernur bersih, masuk penjara; protes adzan kencang, eh dihukum juga.
    Atas nama? Pe-nis-ta-an-a-ga-ma

    Sejak kapan agama jadi dipaksa-paksa?
    Sejak kapan ini jadi watak Indonesia?

    Juni 2018: Pilkada
    Ayah saya hanya ingin memilih pemimpin yang seagama
    Ibu berkata, "iya, betul juga”

    Kemarin hari kemerdekaan kita, dan secara munafik bangga dengan keberagaman kita
    Merdeka, merdeka, merdeka!
    Padahal isinya penuh borok dan luka

    Jakarta, 16 Agustus 2018

    Pic taken by Putri Minangsari (@poetryreading)




  • GET A FREE QUOTE NOW

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit, sed diam nonummy nibh euismod tincidunt ut laoreet dolore magna aliquam erat volutpat.

    Search This Blog

    @riotuasikal (2019). Powered by Blogger.

    Follow by Email

    Author

    My photo
    A multimedia journalist based in Indonesia specialized in freedom, discrimination, and under-reported communities. His focus is on how identity, politics, and media intersect and influence each other.

    Selected Piece

    Puisi: 13 Tahun Agama

    ADDRESS

    4759, NY 10011 Abia Martin Drive, Huston

    EMAIL

    contact-support@mail.com
    another@mail.com

    TELEPHONE

    +201 478 9800
    +501 478 9800

    MOBILE

    0177 7536213 44,
    017 775362 13