Posts

Showing posts from April, 2013

Kado Dialog Buat Tatar Sunda*

Image
Oleh Rio Rahadian Tuasikal
“Sebetulnya arti jihad itu apa?” tanya Ivo Sarean, seorang kristiani, siang itu. Belasan pemuda langsung menegakkan duduknya. Ricky Husen, seorang muslim, menjawabnya, “Jihad adalah berjuang di jalan Tuhan. Jihad bukan kekerasan, belajar juga merupakan jihad. Islam tidak mengajarkan kekerasan kecuali untuk mempertahankan diri.”

Dengar jawaban itu, belasan pemuda Kristen, Katolik dan Buddha lalu mengangguk. Sesi sharing agama ini berlanjut dengan pertanyaan dan jawaban yang saling mengisi. Genap dengan candaan melengkapi. Sambil duduk di kantin hotel itu, mereka saling koreksi stigma yang selama ini mereka tahu.

Dialog barusan terjadi dalam Youth Interfaith Camp, di Hotel Cherish, Lembang, Bandung. Sejak Kamis (7/3) hingga Sabtu (9/3) kemarin, 78 pemuda-pemudi dari agama Protestan, Katolik, Kristen Orthodoks, Islam dan Buddha tinggal bersama.

Di sini, peserta belajar keragaman lewat seminar, diskusi panel, sharing dan menonton film Mata Tertutup. Kegiatan y…

Menolak Air Mata*

Image
Oleh Rio Rahadian Tuasikal  


Sebuah kasur kapuk terbawa arus Sungai Ciliwung, siang itu. Namun dua warga Kampung Melayu, Yayah (44) dan Ida (37), tak peduli. Mereka tetap mengobrol di jalan satu meter yang memisahkan rumah mereka dan Ciliwung. Kata Ida itu sudah sangat biasa, kasur pegas juga pernah ada. “Cuma kagak ade mobil sama motor aje,” ucap Yayah diiringi tawa keduanya. 
Yayah dan Ida adalah dua dari sekitar 4.800 warga RW 02 di Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur. Mereka adalah kakak beradik, asli Bogor, menetap di sini sejak Yayah SMP. Rumah mereka bersebelahan, berdamping juga dengan rumah ibu mertua Yayah. Mereka tinggal di RT 01 yang dipimpin oleh suami Yayah sendiri. 
Kampung seluas 480 ribu meter persegi adalah pelanggan tetap banjir. Misalnya banjir 10 meter pada 2002 dan 2007, lalu 8 meter pada 2012. Terbaru, Kampung ini banjir 50-200 sentimeter Maret lalu.
 “Udeh kagak ade serem-seremnye,” jelas Yayah saat ditanyai pandangannya soal banjir…

Membidik Kota Tua Jakarta

Image
Foto oleh Rio Rahadian Tuasikal Camera : Samsung Galaxy Mini 
Simak juga Seporsi Jakarta









Seporsi Jakarta

Image
Teks dan foto oleh Rio R. Tuasikal 



KICIR KICIR/ INI LAGUNYA//
LAGU LAMA/ YA TUAN/ DARI JAKARTA//
SAYA MENYANYI/ YA TUAN/ MEMANG SENGAJA//
UNTUK MENGHIBUR/ MENGHIBUR/ HATI NAN DUKA//
Alunan ‘Kicir-Kicir’ terdengar di penjuru alun-alun Kota Tua, Jakarta. Di museum Seni Rupa, siang itu, sedang ada panggung musik. Siapa pun boleh datang dan duduk di kursi yang disediakan. Senandung ‘Sang Kodok’ dan ‘Jakarta Kebanjiran’ menambah nuansa Kota Tua Jakarta semakin nostalgik.

Semuanya mengiringi apa yang terjadi di alun-alun. Lima puluh meter di depannya, dua bule sedang sibuk membaca Lonely Planet. Sedangkan para anak SD memerhatikan boneka marionette, bergoyang diiringi lagu ‘Azza’ dari Rhoma Irama. Rombongan SD lainnya sudah berbaris di depan museum Fatahillah, sebelah selatan lapang, untuk masuk.

Di depan Fatahillah itu pula, empat figur sedang jadi primadona. Ada figur noni Belanda dengan gaun putih yang mukanya dicat putih pula. Ada figur guru yang berwarna emas, pejuang pribumi be…