Posts

Showing posts from 2018

Kenapa Kita Menerapkan "Sinetron Azab" pada Bencana Alam?

Image
Betul, kita semua setuju bahwa orang jahat harus bertanggungjawab atas perbuatannya. Bahwa orang licik dan culas harus menganggung akibat dari perilakunya. Dengan demikian kita yakin keadilan telah ditegakkan dan bahwa 'kebaikan' akan selalu menang.

Umat manusia selalu punya angan-angan tentang kebenaran tertinggi itu. Di ranah duniawi yang profan, kita menciptakan sistem hukum dan peradilan pidana untuk membuat jera individu yang telah merugikan orang lain. Sementara di ranah agama yang sakral, manusia mengenal konsep surga dan neraka. Tuhan akan mengganjar perbuatan manusia berdasarkan amalannya.

Gagasan mengenai surga-neraka ini merupakan ejawantah alami dari kerinduan kita akan keadilan. Konsep dwitunggal ini menjadi kompas moral bagi sebagian orang. Surga-neraka secara bersamaan menjaga seseorang menganut nilai-nilai yang dianggap 'baik' oleh masyarakat dan juga peradaban. Hal ini belaku juga bagi sebagian manusia lain yang memilih sains dan filsafat sebagai komp…

Puisi: 13 Tahun Agama

Image
*Dibacakan pada Unmasked Open Mic "Ascendance" di Jakarta, 18 Agustus 2018


November 2005: Ibu saya berjualan kue lebaran tapi ada sisa
Dia meminta saya memberikannya pada tetangga
"Tapi, mah, dia kan batak dan kristen. Tidak Lebaran kayak kita"
"Oh tenang saja, ini kue persahabatan semata"
Di rumah tetangga, kue disambut dengan suka cita
Oh ternyata dia belum pernah menerima kue lebaran seumur hidupnya
Maka sebulan sesudahnya, ketika Natal tiba...
...giliran keluarga saya dapat kue darinya
Indahnya perbedaan kita.

Tapi tahun demi tahun mengubah semuanya
Gereja-gereja disegel orang-orang yang murka
Ahmadiyah, Syiah, dipukuli atas dasar prasangka
Perempuan muslim, yang siswa atau abdi negara, dipaksa pakai jilbab di kepalanya
LGBT diusir, karena tiba-tiba selangkangan saya jadi urusan Anda semua!

Gubernur bersih, masuk penjara; protes adzan kencang, eh dihukum juga.
Atas nama? Pe-nis-ta-an-a-ga-ma

Sejak kapan agama jadi dipaksa-paksa?
Sejak kapan ini jadi watak Indonesia?

Uwu, Saya Gemas Melihat Orang Melafal "Pasteur" dan "Purbaleunyi"

Image
Untuk yang suka mengejek orang Sunda soal 'f' dan 'v'

"Untuk informasi selengkapnya, kita bergabung bersama Jurnalis Kompas TV Nadia Hafizha di gerbang tol Past(e)r, Bandung, Jawa Barat."

Eh apa? Paster atau Pasteur? 
Musim mudik seperti ini, nama pintu tol Pasteur dan tol Purbaleunyi, keduanya di Bandung, selalu masuk berita---dan banyak orang selalu keliru ketika melafalkannya. Baik itu reporter televisi, pejabat atau petugas Kementerian Perhubungan, termasuk pemudik sendiri yang melewati Jawa Barat.

Mereka keliru mengucapkannya sebagai Paster, dengan 'e' biasa seperti dalam menyenangkan. Padahal seharusnya 'eu'. Bunyinya kira-kira kayak temen Spongebob, si Patrick Star pas lagi bengong. Saking susahnya cari video yang bisa menjelaskan itu, berikut saya bikin video sendiri hahaha..

Sedikit pengetahuan Basa Sunda. Tidak seperti banyak yang lain, bahasa ini memiliki tiga jenis e: ada é, e, dan eu. Yang pertama (é) bacanya seperti enak. Yang ked…