Termakan Pecel Beringharjo




Bila Anda sedang menelusuri kawasan Malioboro, Yogyakata, lalu lapar, cobalah membeli nasi pecel. Ada enam penjual nasi pecel di depan pintu Pasar Beringharjo, tepat di ujung selatan Malioboro. Semua penjualnya ibu-ibu. Di tempat itu, Anda akan menikmatinya di trotoar, tempat orang lalu-lalang.

Satu porsi nasi pecel diisi tiga komponen utama yakni nasi, sayuran rebus dan bumbu pecel. Biasanya nasi tak begitu banyak, hanya sebesar satu kepal tangan. Sayurannya sama banyaknya. Jenisnya amat beragam, ada kangkung, bayam dan kacang panjang. Bagi Anda pemuja pedas, penjual biasanya sediakan sambal berlimpah. Di samping nasi pecel, penjual aneka minuman pun siaga memuaskan dahaga Anda.

Dari suap pertama, bumbu pecelnya terasa sangat gurih dan kaya. Gurih kacang langsung tersebar ke penjuru mulut. Seperti mengunyah segenggam kacang sekaligus. Kacangnya ditumbuk sangat halus hingga tak ada serpihnya. Warna bumbunya cokelat kemerahan dengan kekentalan yang mirip susu kental manis. Memudahkan kita untuk memindahkan bumbunya ke atas nasi atau pun sayur.

Selain rasa kacang yang mendominasi, di baliknya ada kencur sesekali keluar. Seluruh bumbu dibalut pula oleh pedas dan manis yang tipis. Pedasnya tak terlalu kentara, hanya seperti sambal kemasan. Namun di sela-sela itu ada pula potongan cabai tipis, siap memberikan kejutan pedas bila Anda kebetulan menggigitnya. Semua rasa itu direkatkan oleh rasa rempah-rempah, bawang merah juga garam dan gula yang perlahan tampil.

Dari banyaknya bahan, bumbunya memang merangsang indera pengecap Anda. Namun Anda tak perlu khawatir lidah Anda mati rasa saking asinnya. Sebelum makan, aduklah bumbu tadi pada sayur dan nasinya hingga merata. Ramainya bumbu tadi seketika berdamai dalam nasi yang tawar. Beberapa sayuran yang cenderung pahit pun sangat cocok menetralisir rasa. Keseimbangan rasa itu diperkaya pula oleh rasa manis dari kecambah. Lidah Anda bisa menari, bahkan menggelinjang saat menelusuri cita rasanya.

Bila Anda belum puas dengan sayuran, penjual biasanya sediakan pilihan. Ada kepala ayam, ada sate telur, juga tempe yang semuanya dibacem. Ada pula mi goreng jawa, tempe goreng dan lumpia. Berbagai pilihan itu bisa jadi membuat Anda bingung memilih. Ini itu atau itu ini. Anda sibuk hingga tak sadar waktu. Tanpa sadar Anda telah termakan oleh seporsi pecel di depan Beringharjo. []

Comments

Popular posts from this blog

Penjelasan Mengenai "Tuasikal"

Surat Terbuka untuk Muslimah Bercadar dari Muslim Pembela HAM